BerandaNasionalMahfud MD Ungkap Prabowo Beberapa Kali Hendak Ganti Kapolri, Singgung Jokowi dan...

Mahfud MD Ungkap Prabowo Beberapa Kali Hendak Ganti Kapolri, Singgung Jokowi dan Gibran

JAKARTA, KABARANEWS.COM – Mahfud MD mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah beberapa kali berupaya mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelum akhirnya pergantian tersebut terealisasi.

Seperti dilansir dalam kanal YouTube Mahfud MD Official saat membahas dinamika pergantian Kapolri berdasarkan rentetan pemberitaan yang menjadi bahan analisisnya, pada Rabu (7/10/2026).

Dalam analisisnya, Mahfud menyinggung sejumlah upaya pergantian Kapolri yang sebelumnya tidak terealisasi. Ia kemudian mengaitkan dinamika tersebut dengan kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara pada Oktober 2025.

“Dulukan janjinya kasih setahun. Begitu bulan Oktober akan diumumkan isunya. Tapi tiba-tiba Pak Jokowi datang ke rumah Kertanegara bersama Bu Iriana menjelang Hari ABRI 5 Oktober,” ungkap Mahfud.

Mahfud kemudian menyebut muncul analisis di tengah publik bahwa kedatangan Jokowi tersebut berkaitan dengan tidak terealisasinya rencana pergantian Kapolri saat itu.

“Ada momentum itu. Nah, habis itu hilang lagi berita tentang peristiwa ini. Analisis yang muncul Pak Jokowi yang tidak setuju,” lanjutnya.

Mahfud selanjutnya menyinggung momentum ketika Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadap Presiden Prabowo saat isu pergantian Kapolri kembali menguat.

Menurut Mahfud, peristiwa tersebut kemudian dikaitkan dengan kembali tidak terealisasinya rencana pergantian Listyo Sigit.

“Nah, berikutnya mau diganti lagi. Lalu tiba-tiba gak jadi karena beritanya itu Gibran datang menghadap, yang selama ini nggak pernah menghadap lalu tiba-tiba menghadap kok. Itu kira-kira sekitar bulan Juni lah ya, itukan ada tuh peristiwa itu,” ujar Mahfud.

Mahfud mengatakan rangkaian peristiwa tersebut menjadi bagian dari analisisnya terhadap pemberitaan mengenai wacana pergantian Kapolri yang muncul beberapa kali sebelum akhirnya Prabowo mengganti Listyo Sigit.

Ia juga menilai pergantian tersebut dapat dilihat dalam konteks upaya Prabowo untuk menunjukkan kewenangannya dalam menentukan kepemimpinan di tubuh Polri.

Dalam konteks itu, Mahfud menyoroti adanya dinamika dan faktor di luar keputusan Presiden yang menurutnya turut menjadi perhatian dalam rangkaian wacana pergantian Kapolri sebelumnya.

Pada akhirnya, pergantian Kapolri tetap dilakukan oleh Presiden Prabowo setelah berbagai wacana pergantian sebelumnya menjadi perhatian publik. (adm)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

Berita Popular