BerandaDaerahButon SelatanSatu Rumah dan Tiga Motor Ludes Terbakar di Desa Tongali, Kerugian Ditaksir...

Satu Rumah dan Tiga Motor Ludes Terbakar di Desa Tongali, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

BUTON SELATAN, KABARANEWS.COM – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah beserta tiga unit sepeda motor di Desa Tongali, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Akibat peristiwa ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material hingga Rp200 juta.

Pemilik rumah sekaligus korban kebakaran, Haslin (37), mengungkapkan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh istrinya saat listrik tiba-tiba padam. Ketika memeriksa bagian belakang rumah, sang istri terkejut mendapati kobaran api yang sudah membesar.

Peristiwa ini sempat terlambat disadari lantaran terjadi pada dini hari sewaktu seluruh anggota keluarga sedang tertidur pulas.

“Pertama kali diketahui istri saya karena listrik tiba-tiba mati. Begitu pintu belakang dibuka, api sudah membesar sehingga istri saya berteriak histeris. Saya langsung terbangun dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, tetapi api cepat merembet,” ujar Haslin saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (10/10/2026).

Haslin menjelaskan, bangunan yang ludes terbakar merupakan rumah pertamanya yang kini difungsikan sebagai dapur dan tempat penyimpanan perabotan rumah tangga, sekaligus tempat tinggal sementara bagi sejumlah pelajar SMA dari luar desa.

Tak hanya menghanguskan bangunan belakang, api juga sempat merembet ke bangunan rumah utama yang ditempati keluarganya.

“Yang terbakar itu rumah belakang yang kami jadikan dapur dan tempat menyimpan perabotan. Api juga sempat merembet ke rumah utama, sehingga kami harus mengganti seluruh atap karena rangkanya sudah keropos dan rapuh akibat terbakar,” tambahnya.

Proses Pemadaman Terkendala Krisis Air

Warga sekitar baru tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kebakaran disadari. Upaya pemadaman berlangsung cukup lama dan dramatis akibat minimnya pasokan sumber air di sekitar pemukiman.

Awalnya, warga bergotong-royong menyiramkan air seadanya dari rumah-rumah tetangga. Namun, karena persediaan air warga terbatas, seorang warga berinisiatif memanggil mobil tangki penjual air untuk membatu pemadaman.

“Warga kesulitan memadamkan api karena air susah didapat. Setelah air tetangga habis, ada yang berinisiatif memanggil mobil penjual air. Kami menghabiskan sekitar dua tangki air hingga api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 05.00 WITA,” tutur Haslin.

Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Haslin memperkirakan total kerugian yang dialaminya mencapai Rp200 juta. Kerugian tersebut mencakup bangunan rumah belakang, seluruh perabotan rumah tangga yang gagal diselamatkan, tiga unit sepeda motor yang hangus, serta biaya renovasi atap rumah utama yang baru ditempatinya sejak tahun 2024.

“Ada tiga unit motor yang hangus. Rumah belakang beserta seluruh perabotan di dalamnya habis tidak tersisa. Rumah utama yang baru kami tempati tahun 2024 juga harus direnovasi karena bagian atapnya ikut terbakar. Ini sangat berbahaya jika tidak segera diperbaiki,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara resmi. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran tersebut.  (adm)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

Berita Popular