BerandaDaerahButon SelatanHarga Pertalite di Kepulauan Siompu Tembus Rp18.000 per Liter, Warga Keluhkan Kelangkaan

Harga Pertalite di Kepulauan Siompu Tembus Rp18.000 per Liter, Warga Keluhkan Kelangkaan

BATAUGA, KABARANEWS – Warga di Kecamatan Siompu dan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan, mengeluhkan lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang kini dijual pengecer hingga Rp18.000 per liter. Kelangkaan yang terjadi sejak pertengahan Agustus 2026 menjadi pemicu utama kenaikan tersebut.

Pantauan media di lapangan menemukan sejumlah pengecer menjual Pertalite dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini memberatkan masyarakat, khususnya penyedia jasa transportasi.

Tasdin, warga Desa Karae dan pelaku jasa transportasi laut rute Siompu–Batauga, merasakan dampaknya langsung.

“Beberapa bodi kapal sementara tidak beroperasi karena tidak dapat minyak. Jika ada, harganya sangat tinggi. Biasanya 1 jerigen isi 20 liter Rp235.000, sekarang tembus Rp300.000. Kami sangat terbebani,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Buton Selatan, La Ode Safi’i, menyatakan pihaknya akan segera turun ke lapangan.

“Kami akan melakukan monitoring dan pengecekan langsung terhadap harga serta ketersediaan Pertalite, termasuk kondisi pasokan di SPBU dan jalur distribusinya,” kata Safi’i ketika dikonfirmasi via WhatsApp.

Ia menjelaskan, kenaikan harga di tingkat pengecer dipengaruhi keterbatasan pasokan, peningkatan permintaan, biaya pengadaan, transportasi, hingga margin penjualan.

Safi’i juga menegaskan akan berkoordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran distribusi.

“Apabila ditemukan indikasi penimbunan, penyalahgunaan distribusi, atau praktik penjualan tidak wajar, akan kami lakukan pembinaan dan tindak lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Masyarakat Kepulauan Siompu berharap pemerintah dan Pertamina segera menstabilkan pasokan dan harga BBM agar roda ekonomi dan transportasi di wilayah kepulauan tidak lumpuh. (adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

Berita Popular